Patut untuk Dicontoh, Viral Video Parenting Seorang Ibu Saat Hadapi Anak Nangis Kejer

31 views


www.credolayout.com-Parenting adalah pengasuhan atau cara orang tua mengasuh anaknya.

Mengasuh anak adalah salah satu tantangan terbesar yang dihadapi setiap orang tua setelah memiliki anak. Pada umumnya, semua orang tua memiliki cara masing-masing dalam membesarkan anak.

Sebuah video viral kemudian muncul menunjukkan seorang ibu menghadapi seorang anak yang menangis. Cara seorang ibu memperlakukan anaknya mendapat banyak pujian dari pengguna internet.

Dalam video yang diunggah di akun TikTok milik Yayaharyo, sang ibu tampak tenang dan sabar menghadapi anaknya yang diganggu pertengkaran dengan adiknya selama pertandingan. Setelah merawat ibunya dengan baik, bocah itu akhirnya harus meminta maaf kepada saudara perempuannya.

Diketahui bahwa pemilik akun tersebut adalah Yaya. Dia saat ini memiliki dua putra dengan perbedaan usia yang tipis. Dia dan suaminya mengakui bahwa membesarkan kedua anak mereka sangat melelahkan dan menguras emosi.
Hal pertama yang dilakukan ibu dalam video tersebut adalah membiarkan bayi menangis selama tiga menit hingga emosinya mereda. Setelah anak itu berhenti menangis, sang ibu bertanya apakah dia bisa berbicara dengan anak itu atau apakah dia masih ingin menangis.

“Bisakah kamu masih berbicara denganku? Apakah kamu masih ingin menangis? ”
Kemudian anak laki-laki itu berkata bahwa dia bisa berbicara. Kemudian Yaya dengan sopan bertanya mengapa bayi itu menangis. Putranya menjelaskan bahwa dia menangis karena dia mengambil mainan itu dari saudara perempuannya. Akhirnya, Yaya meminta anak laki-laki itu untuk meminta maaf karena telah mengambil mainan itu dan memeluk adiknya.

Karena didikan Yaya, bocah itu dengan sopan meminta maaf dan memeluk adiknya. Hal ini membuat banyak netizen kaget dan menyemangati aksi Yaya.
Kebanyakan orang tua tidak sabar dengan anak yang pemilih, tapi Yaya tidak. Temui anak dengan tenang.


Post Views:



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *