Menggunakan Teknik Price Action, Metode Trading Sederhana Yang Bisa Diandalkan
Menggunakan Teknik Price Action, Metode Trading Sederhana Yang Bisa Diandalkan

Menggunakan Teknik Price Action, Metode Trading Sederhana Yang Bisa Diandalkan

132 views

credolayout.com – Hallo good people, kembali lagi dengan admin yang baik ini. Pada pertemuan kali ini admin akan membahas mengenai Menggunakan Teknik Price Action, Metode Trading Sederhana Yang Bisa Diandalkan.

Teknik Price action adalah metode analisis teknis yang berfokus langsung pada formasi harga pada grafik, dan tidak bergantung pada indikator.

Untuk mengoptimalkan potensi keuntungan dalam trading forex, banyak trader yang mau belajar dan mencoba berbagai strategi.

Semakin jauh mereka terjebak dalam pencarian Strategi forex Terbaik, Semakin banyak dan rumit teknik yang mereka cari.

Bahkan, untuk bisa mengidentifikasi pergerakan selanjutnya, ada metode sederhana yang bisa diandalkan, yaitu teknik price action.

BACA JUGA:

Pada dasarnya, teknik price action adalah cara analisis sederhana yang dilakukan dengan mengamati pola pergerakan harga seperti pada grafik.

Jadi, strategi ini tidak bergantung pada indikator apapun, paling banyak hanya mengandalkan garis support resistance atau Moving Average untuk keperluan konfirmasi sinyal.

Teknik Aksi Harga Dasar Bullish, Bearish, Up Bar, Down Bar Candlesticks

Mengenali candlestick bullish dan bearish adalah strategi forex paling dasar dalam teknik Aksi Harga. Anda dapat dengan mudah mengidentifikasi kandil hanya dengan melihat warnanya.

Tapi karena pengaturan warna pada grafik masing-masing trader bisa berbeda, ada baiknya mempelajari teori pembentukan bull dan bear candle.

Dalam pengertian teknik price action, candlestick dikatakan bullish ketika ditutup pada level yang lebih tinggi dari harga pembukaannya (open).

Sebaliknya, formasi candlestick bearish dikonfirmasi jika harga penutupan berakhir pada level yang lebih rendah dari harga pembukaan.

Secara umum, candlestick bullish menunjukkan sentimen pembeli yang kuat, dan sebaliknya dengan candlestick bearish yang mendukung sentimen penjual.

Selain melihat formasi candle satu per satu, teknik price action juga memperhatikan pola candlestick barrage.

BACA JUGA:

Dalam metode ini, bilah atas mewakili serangkaian kandil bullish, sedangkan bilah bawah menggambarkan serangkaian kandil bearish.

Menariknya di sini, bilah atas dapat berisi kandil bearish, sementara bilah bawah juga dapat diisi oleh kandil bullish.

Hal ini bisa terjadi karena dalam mengartikan up bar dan down bar, prinsip teknik price action adalah melihat bagaimana Posisi candlestick terhadap harga sebelumnya.

Jadi, candle bearish tetap diklasifikasikan sebagai bagian dari rangkaian up bar selama high (level tertinggi) dan low (level terendah) lebih tinggi dari High low dari candle sebelumnya.

Memahami teknik Aksi Harga serupa juga dapat diterapkan untuk memahami posisi lilin bullish dalam serangkaian batang bawah.

Formasi Candlestick Utama Dalam Teknik Aksi Harga

Lebih dari sekedar pola bullish dan bearish, teknik price action juga menganalisis formasi candlestick dengan berbagai bentuk unik yang masing-masing dapat diartikan sebagai sinyal penting, baik itu reversal atau forward.

Namun secara garis besar, teknik price action menggunakan 3 formasi candlestick utama yang terdiri dari:

1. Pin Bar

Pin bar adalah salah satu pola candle utama dalam teknik price action, karena paling mudah dikenali dan sering ditemukan pada chart.

Penampilannya ditandai dengan lilin tubuh kecil dan salah satu sumbu melampaui tubuhnya yang besar.

Ada dua jenis pin bar, di mana pin bar bearish yang terbentuk di bagian atas harga diidentifikasi sebagai penanda pembalikan bearish, sedangkan pin bar bullish di bagian bawah harga sering diartikan sebagai sinyal pembalikan bullish.

Nial Fuller, seorang master teknik price action mengungkapkan bahwa pin bar bisa sangat akurat jika terbentuk pada resistance support harga yang sedang mengalami tren penguatan.

Dalam penerapan teknik price action, pin bar sering digunakan untuk mengkonfirmasi pembalikan tren dalam strategi pembalikan Forex, atau memvalidasi gelombang pullback dalam metode perdagangan tren.

2. Inside Bar

Menandakan konsolidasi pasar yang dalam ketidakpastian, bar bagian dalam diidentifikasi sebagai formasi lilin yang level tinggi dan rendahnya berada dalam kisaran lilin sebelumnya.

Itulah sebabnya, teknik price action dengan pola ini membutuhkan pengamatan pada 2 candlestick sekaligus, dimana candle pertama disebut mother bar, dan candle kedua adalah inside bar.

Di dalam bar chart adalah tanda keraguan pembeli dan penjual sedang menunggu satu sama lain. Dengan demikian, Anda harus menunggu sampai lilin ke-3 (confirmator) menutup untuk menafsirkan sinyal bar bagian dalam.

BACA JUGA:

Teknik price action yang disarankan adalah: jika candlestick confirmator ditutup di atas level tinggi mother bar, maka itu berarti pembeli telah mengambil inisiatif untuk mendorong harga naik.

Sebaliknya, Anda dapat mengambil langkah bearish jika candle ke-3 ditutup di bawah level rendah mother bar. Kondisi ini mencerminkan kemenangan penjual dalam menekan harga ke sisi negatifnya.

3. Fakey Bar (Di Dalam Bar + Pin Bar )

Sinyal palsu adalah kemungkinan yang selalu bisa terjadi dan oleh karena itu harus diwaspadai oleh setiap trader.

Dalam teknik price action, terdapat formasi candlestick khusus yang dapat dikenali sebagai false signal marker (fakey).

Pola ini terdiri dari 3 lilin. Dua candle pertama adalah mother bar dan inside bar formations, sedangkan candle ke-3 adalah confirmator yang sebenarnya menunjukkan false break.

Masih bingung? Untuk mempermudah, coba pahami lagi teknik price action dari sinyal inside bar di bagian sebelumnya.

Dalam kondisi normal, lilin konfirmasi yang ditutup di bawah titik terendah mother bar harus menjadi awal dari tren turun. Tetapi teknik aksi harga ini terbukti tidak selalu benar.

Padahal, harga selanjutnya sebenarnya bisa membentuk uptrend. Untuk menghindari risiko ini, Anda harus memperhatikan bagaimana lilin konfirmator terbentuk setelah bilah bagian dalam.

Jika formasi terlihat seperti candlestick biasa, maka itu bukan penanda sinyal palsu. Namun jika bentuknya menyerupai pin bar, maka berhati-hatilah karena bisa menjadi tanda penolakan harga untuk terus melanjutkan sentimen sebelumnya.

Akhir Kata

Nah good people, itu saja informasi yang bisa admin sampaikan mengenai Menggunakan Teknik Price Action, Metode Trading Sederhana Yang Bisa Diandalkan. Semoga saja bisa bermanfaat untuk kalian.

Gallery for Menggunakan Teknik Price Action, Metode Trading Sederhana Yang Bisa Diandalkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *