Cara Analisa Trend Dengan Pola Candlestick
Cara Analisa Trend Dengan Pola Candlestick

Cara Analisa Trend Dengan Pola Candlestick

70 views

credolayout.com – Hallo semuanya, kembali lagi nih dengan admin. Pada pertemuan kali ini admin akan membahas mengenai Cara Analisa Trend Dengan Pola Candlestick.

Anda dapat menggunakan pola candlestick untuk mengatur strategi masuk dan keluar dengan analisis tren, seperti yang dijelaskan di sini.

Masih percaya pada ungkapan ” tren adalah sahabatmu?”Jika benar, Anda sudah tahu bahwa kontinuitas tren dipengaruhi oleh sentimen pasar?

Tidak perlu repot mencari referensi dari tumpukan sumber informasi, Anda bisa mengamati ini dengan pola candlestick.

Berbekal pengetahuan ini, Anda dapat menggunakan analisis tren untuk mengembangkan pengaturan perdagangan, terutama strategi untuk menentukan posisi masuk dan keluar.

BACA JUGA:

Metodenya relatif sederhana, amati tampilan pola candlestick berikut dan tentukan SL (stop loss) dan TP (take profit) dari posisi Anda.

Penerapan Pola Candlestick Untuk Mengidentifikasi Kekuatan Tren

Dibutuhkan ketelitian dan kesabaran untuk menangkap sinyal berkualitas baik dari tiga pola kandil. Jika Anda masih baru dalam trading, gunakan jangka waktu harian (D1) untuk mengurangi risiko sinyal palsu.

Langkah pertama untuk mengetahui berapa lama tren saat ini akan berjalan adalah untuk mengidentifikasi kekuatan pembeli vs penjual.

Agar tren berlanjut, satu pihak harus mendominasi yang lain, kita dapat mengetahuinya dengan cara berikut:

1. Ketahui kekuatan pembeli VS penjual Dengan Bar tren

Secara sederhana, Anda hanya perlu memperhatikan hubungan antara satu bar tren pola candlestick dengan bar tren lainnya. Dua batang tren bullish (kotak kuning) pada gambar di bawah ini menunjukkan bahwa tren naik masih kuat.

Jika Bar tren bullish dan bearish bergantian (kotak merah), itu berarti bahwa kondisi pasar sideways. Perhatikan juga jika trend bar telah menyentuh batas resistance atau support (kotak hijau), karena kemungkinan reversal bisa terjadi.

BACA JUGA:

2. Perhatikan pola kandil Doji dan Marubozu

Mengingat bahwa pada saat itu pasar tidak tahu seberapa jauh tren akan berlanjut, maka Anda harus memasang rasio risiko / imbalan 1: 2 sebagai manajemen risiko.

Jadi jika Anda hanya berani menanggung kerugian 10 pips, maka anda bisa memasang TP hingga 20 pips.

Ini cerita yang berbeda jika batas resistance telah diketahui sebelumnya dan Doji Bar menyentuh batas (prediksi harga akan mengalami reversal).

Sebaiknya, entry order adalah beberapa pips di bawah harga rendah, SL pada akhir Harga Tinggi dan Anda dapat menarik garis fibonacci dari ayunan tinggi ke rendah dan kemudian menempatkan TP antara kisaran 0,5.

BACA JUGA:

Sedangkan di Marubozu, pola candlestick ini jarang muncul di chart dan biasanya hanya terbentuk selama trend kuat yang berkepanjangan. Namun kualitas sinyal memiliki akurasi yang lebih baik daripada pola candlestick doji.

Jika Marubozu terbentuk ketika kondisi pasar sideways, kemungkinan besar akan ada breakout (menembus batas support atau resistance).

Begitulah cara analisis trend yang akurat dengan menggunakan tiga pola candlestick di atas. Ingatlah bahwa pola-pola ini hanyalah sebagian kecil dari pengaturan perdagangan untuk posisi masuk dan keluar.

Anda masih dapat mengembangkan strategi trading forex Anda sendiri berdasarkan keterampilan dasar dalam menganalisis grafik dengan aksi harga.

Akhir Kata

Nah sobat, itu saja informasi yang bisa admin sampaikan mengenai Cara Analisa Trend Dengan Pola Candlestick. Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk kalian.

Gallery for Cara Analisa Trend Dengan Pola Candlestick

Leave a Reply

Your email address will not be published.